Senin, 24 Juni 2013 - 0 komentar

Antologi Diary (II)



18 Juni 2013
Bulan menetas sempurna, langit terang, namun jejak dingin yang dibawa angin membuatku beku, terbujur kaku.

18 Juni 2013
Gemeretak gigi yang dihasilkan dingin menghasilkan instrumen musik perkusi, kepulan kopi hitam pun menari-nari.

18 Juni 2013
Malam hadirkan sunyi sepi, langitpun terbentang tanpa batas, tanpa awan yang gemawan, dan aku, tanpa kamu yang merindu.

18 Juni 2013
Sebenarnya tak ingin sesunyi ini, aku tak pernah berharap udara malam pengap yang mengusap kulitku, melainkan kamu.

18 Juni 2013
Sayangnya, aku tak bisa merubah diri menjadi burung yang potensial di malam hari, terbang bersama mimpi yang keluar dari cerobong asap rumahmu

19 Juni 2013
Well, tugas selesai, waktunya beradaptasi dengan malam dengan sedikit sentuhan simfoni melankolis dan biji jenitri untuk menghitung biri-biri

19 Juni 2013
Sang puan menekukan kepala di antara kaki-kakinya, sembunyikan tangis yang keluar dari kantung matanya yang menghitam; kelelahan.

19 Juni 2013
Sebab, aku sudah mulai jengah, aku gamang namun tak bisa beranjak, ironisnya hampir menjadi manusia statis yang setia sebagai hamba sahaya.

19 Juni 2013
Ingin mencoba memecahkan kepala memperbaiki syaraf yang salah pada otak kananku, depresi ini terlalu mengintimidasi.

19 Juni 2013
harusnya berguru pada naruto;dengan jurus Oboro Bunshin No Jutsu atau membelah diri seperti Protozoa, selesaikan semua dengan satu hentakan.

19 Juni 2013
(ʃ_⌣̀ )/|| lupa, itu kan dipake sama oboro, mubi dan kagari, oke, hampir mirip, Kage Butsin No Jutsu, boleh pake alasan Typo?! Haha

19 Juni 2013
bermeditasi bersama bulan, melebur dengan bunyi binatang malam yang ritmenya tak beraturan; aku dan alam.

19 Juni 2013
aku memadukan setiap warna didepanku, rindu yang kebiruan, cemas yang ungu, kombinasi anehpun tercetus, mataku terkontaminasi

19 Juni 2013
Siluet cahaya bulan yang suram, mengalir menembus celah-celah atap, suara bulan menina bobo kan tertangkap, aku pun terlelap

19 Juni 2013
Sebentar, kau tunggu aku sampai pada mimpimu, seburuk apapun itu tunggulah aku, malam ini milikmu selama engkau mau.
Selamat tidur kesayangan.

20 Juni 2013
Tuhan tau, aku berada dalam posisi sulit, kanan-kiri menghimpit, aku terjepit, dan aku mengabdikan diri pada si sakit.

20 Juni 2013
Aku masih muda, kulitku sehalus sutra, namun teriakanku menggila, saat cermin berdusta, tubuhku penuh luka-luka menganga.

20 Juni 2013
meninggalkan sesuatu yang lebih penting untuk yang terpenting, situasi terburuk pun dengan sarkas nya tergelak menertawakan, sialan !

20 Juni 2013
tanggalkan saja hatimu, biar kucumbui ia disini, buncahkan ego yang merajai, membiarkanmu tak berhati selama kau pergi.

20 Juni 2013
Diam-diam aku butuh kafein, merindukan aroma kopi hitam dalam jerit kesunyian yang semakin mengerang.

20 Juni 2013
Kopi hitam bergumul dengan aliran darahku, aku terejam, menikmati ektase mistik dari setiap tegukannya.

20 Juni 2013
dihinggapi juga siluman anjing, sang iblis bercengkrama di dalam otakku menggolakan darah mengalir pada nadi yang berdenyut menggonggong.

21 Juni 2013
Selamat pagi dunia dalam temaram kebiruan, selamat menjalani hari.

21 Juni 2013
Mau coba bongkar kebiasaan lama, senikmat apa sih?
Selamat ngopi siang

21 Juni 2013
Otakku belum bisa berfikir jernih sebelum menghisap aroma kafein, dan mabuk karena liukan kepulannya, setidaknya seteguk demi suatu kenikmatan

21 Juni 2013
Aku menyukai sore, temaram lembayung senja begitu kontras dengan warna hijau dedaunan yang mengkristal diterpa sinarnya.

21 Juni 2013
Setidaknya, aku meyakini bahwa mimpi yang bertahun-tahun bercokol akan segera terjembatani oleh sebuah usaha dan ketidak terdugaan.

21 Juni 2013
Aku mengendus udara malam, aroma rindu yang kental menyeruak ke rongga hidungku, akupun mencium nafasmu memburu temu.

21 Juni 2013
Langkah malam menjejak di celah-celah kamar, gulita pun meremang diterpa lampu yang bersinar membias di ujung retina.

21 Juni 2013
Malam pucat pasi, mega meRETAK berpenggalan lalu meruncing tersaput angin seolah ingin merobek dada buraikan isi di dalamnya.

21 Juni 2013
Si babi menarik uratnya sendiri tuk membelit dan mengacaukan jaringan nirkabel lalu menyendatnya oleh timbunan lemak di perutnya!

21 Juni 2013
Selamat malam antek-antek dunia maya, selamat tenggelam di laman penjerat manusia dan aku komoditas di dalamnya, well...tak bisa dipungkiri.

22 Juni 2013
Srikandi wanita perang, dan aku yakin, aku kuat, seberat apapun bongkahan batu yang mengganjal, aku pasti bisa melewatinya.

22 Juni 2013
Aku terjebak dalam labirin yang memaksaku berputar-putar di dalamnya, peluh pun mengeliat di dahiku; lelah

22 Juni 2013
Hidupku seperti di ujung pedang, jika saja aku tak bisa melakukan gerakan manuver, mungkin aku sudah tewas ditebasnya.

22 Juni 2013
Jadi suporter jangan terlalu berlebihan, toh pemainnya biasa-biasa saja, jangan jadi manusia berotak dangkal -sya netral;tak memihak siapapun

22 Juni 2013
Jika saja aku diberi kesempatan untuk melakukan afirmasi, yang ingin aku lakukan saat ini hanyalah ber-is-ti-ra-hat total!

22 Juni 2013
seperti mengumpulkan butiran rindu berhari-hari kemudian kau pecahkan oleh seonggok keras kepala, lalu berbuyar entah kemana.

22 Juni 2013
Malam minggu; senda gurau bayangan di balik pohon, suara lirih erangan, kesenangan atau kesakitan, mereka ramai -ntahlah.

22 Juni 2013
Malam menolak gelap, bulan bulat sempurna, sepi pun ramai bertamu, secangkir kopi mengajak bercengkrama hangatkan suasana.

22 Juni 2013
Sayangnya aku hanyalah seorang budak hamba sahaya, yang siap di serapahi petua perampas bahagia.

22 Juni 2013
Tuhan, mataku basah kuyup, bulu mataku rontok, lelah menopang air mata yang kini menjadi lelehan darah; tiadakan saja, ah aku.... -terisak

22 Juni 2013
tak ada lagu yang lebih lirih daripada nyanyian ego pada kenangan; menggumuli jutaan cemas yang telah usang

22 Juni 2013
prahara sering mencemari tanpa sengaja seperti menghisap polusi yang sama dan menjadi kebiasaan yang tak lazim, seharusnya.

23 Juni 2013
Egomu berdesak-desakan di pintu kamarku, enyahlah! Aku tak butuh itu, kembalilah nanti dengan rindu dan sepasang tanganmu.

23 Juni 2013
Setoples kudapan kecil dan segelas susu, cukup hangatkan hari minggu, warna nya biru lebam, mungkin mingguku tak kenal warna merah.

23 Juni 2013
Detak jantung berpacu hebat, sedetik kemudian terhenti. Ku kumpulkan sisa-sisa nafasku, mimpi buruk baru merenggutnya, aku takut Kanda -gemetar

24 Juni 2013
kehadiran yang tertunda, pelukanpun tersumbat, rindu ini terlalu egois.

24 Juni 2013
panas menyerang girang, pohon rinduku gugur berserak mencium tanah, kering kerontang sebelum senja, hancur melebur tersaput angin.

24 Juni 2013
panas mencuat rindupun mengeliat, panas-rindu ada korelasi diantara kedunya.

24 Juni 2013
Ada yg begitu lugas, ia mencari-cari temu di antara waktu yang menghimpit; rinduku.
Selasa, 18 Juni 2013 - 0 komentar

Antologi Diary (I)


19 Mei 2013
kata ayah "jangan pegang ini duri" tapi dia genggam sendiri kemudian bercucur darah di tangannya.

11 Juni 2013
Sepi membuatku sentimentil, air mata tertahan apik didepanmu, kepergianmu meninggalkan bias kerinduan di tengah hujan.

11 Juni 2013
Dewata Agung, iblis apa yang kau tanam di lambungku sakitnya hingga buatku limbung, sampai kapan menetap?Sampai seseorang membeleknya dan darahnya membuncah hingga ku sekarat?

11 Juni 2013
hanya perkara lambung, Dokter memperdayaku agar obat sepahit ampedu itu kubeli tiap habis atau ancaman kantong kresek pengganti lambung bersarang di perutku, memuakkan!

12 Juni 2013
Sudah sepekan Dewa mengutukku bercinta dengan secangkir kopi,besok kan kulanggar,siapa tau Ia kutuk aku jadi kopi dan kunikmati aku sendiri

12 Juni 2013
Selamat malam kamu, prisma biru Maha Dewa lindungi tidurmu.

12 Juni 2013
Huharap hujan kali ini serombongan tinta yang mengguyur tubuhku, ingin ku buat sajak dari mimpi-mimpi terliarku.

12 Juni 2013
rinduku seperti adonan kue yang mengembang bersama tepung terigu dan mentega yang mengkilap-kilap, kutunggu hingga kau melahapnya.

12 Juni 2013
Hujan menyalak di balik jendela, ku harap itu bukan suara rindumu yang memaksaku berbasah-basah menyambutnya.

12 Juni 2013
Dingin malam membuatku menelanjangi memori,berbaring dengan mata nyalang,menerawang celah hangat dari lembar-lembar kenangan

12 Juni 2013
Sebetulnya menulis itu mudah, hanya butuh imajinasi dan ituisi, mengumpulkan komposisi dan kosa kata yang tepat, asal jangan plagiat, kita bukan pencuri, mnta izin lebih baik

13 Juni 2013
Selamat pagi semangat, semoga hari ini tidak terlalu monoton.

13 Juni 2013
Belum lama jalan sudah berlubang, mungkin pemerintah hanya menambalnya dengan remah roti, lantas jadi sarapan si kulit bundar tiap pagi.

13 Juni 2013
Perlu banyak manipulasi, formalitas hidup yang terkesan bermutu, hahaha.

13 Juni 2013
Jangankan rakyat jelata, bumi yang dipijak pun tak mempercayai penguasa nya, mereka diserakahi, lantas siapa yang berotak dangkal?

13 Juni 2013
Gerimis; lantunan air langit mengalun lembut, menari gemulai bersama angin.

13 Juni 2013
Aku curiga semua hangat berpusat didirimu, tiba-tiba saja sepi ini membuncahkan dingin yang menyeruak hingga celah-celah labirin.

13 Juni 2013
Ular-ular mendesis di kepalanya, seperti Medusa !

13 Juni 2013
Mungkin Tuhan mendaratkan setan dikepalamu, bersembunyi di celah otak keruhmu, kadang siluman berkepala anjing bercokol juga disana.

13 Juni 2013
setetes racun ke dalam seliter air, ya, rasa sakit yang terlalu dominan.

13 Juni 2013
Sudah tak mampu menahan awan hitam yang menggumpal-gumpal di kepala, rasanya ingin kuledakan saja dengan sebuah tangisan.

13 Juni 2013
Stock serotoninku berkurang, aku butuh kafein sebagai penenang, atau menikmati bunga tidur sebagai penawar.

13 Juni 2013
Benang itu menjerat leherku, berharap kepalaku putus dan jatuh di kaki nya, mungkin dia butuh formula dari darah kentalku, cenayang gila!

14 Juni 2013
Selamat pagi orang-orang hipokrit, selamat sibuk, jangan lupa pakai topengnya.

14 Juni 2013
Mungkin keindahan memang berumur pendek,mimpi indah misalnya;ketika ku buka mata semua lenyap tak berguna, atau seperti langit senja;menghilang lesap oleh malam.

14 Juni 2013
Ia memberikan pencitraan yang buruk hari ini, sesuai dengan tes psikologi yang kontras dengan mimpi busuk malam tadi !

14 Juni 2013
Masokisme; aku menikmati keperihan ini. Semoga itu bukan hanya ekstase semata, jika memang iya, berarti itu tekanan.

14 Juni 2013
Senja ini kuberikan sayap pada imaji dan pikiranku sendiri, kubiarkan mereka melanglang buana ke langit jingga.

14 Juni 2013
Seminggu ini cukuplah menjadi inisiasi kesendirianku, dan esok menjelang, pertemuan kita adalah alasan untuku merasakan eforia ^^

14 Juni 2013
Sore yang sempurna, begitu hangat oleh cahaya senja yang menyeruak, akupun masih menikmati kesendirian dengan setoples kerinduan

14 Juni 2013
Gelap datang menjemput langit senja, ia menutulinya perlahan menghapus rona di pelipis sang jingga.

14 Juni 2013
Malam hasilkan imajinasi yang menakutkan, legamnya langit serupa lembah hitam tak berujung, dan aku hanyalah partikel kecil yang ditelannya

14 Juni 2013
samar-samar terdengar nada sunyi di balik gumpalan awan hitam berserakan yang sejenak memblokir pandanganku pada langit venusmu.

15 Juni 2013
Biar kutelan bulat-bulat marahmu, biar dia meraung-raung di perutku sebelum melumer menjadi molekul-molekul kesedihan.

15 Juni 2013
malas bercakap, semoga tak ada yang merindukan ocehanku hari ini heheh

15 Juni 2013
Well, mau cicip yang mana dulu, membelek yang lebih gemuk dulu? Ah jangan, ia santapan akhir, mari mungil masuk ke otak saya pecahkan hingga memburai, melebur bersamamu.

15 Juni 2013
penjual buku itupun terpaksa kecanduan menanamkan kutu di setiap rak buku yang di jualnya, dan tertawa renyah ketika sang kutu melahapnya

16 Juni 2013
Waktu terdengar lantang mengetuk malas, ia mencongkel mataku untuk terbelalak sadar bahwa aku bukan antek hipersomnia

16 Juni 2013
Dingin pagi meremangkan bulu kuduk, semburat fajar yang mengintip di balik awan tak pelak cekikikan menyembunyikan hangatnya

16 Juni 2013
Sayangnya aku bukan seorang kapitalis pemuja tanggal merah yang masih mengulum bunga kapuk meritualkan hari bebasnya pagi ini.

16 Juni 2013
Menahan jengah menatap minggu merah yang terlihat tetap berwarna hitam legam, segera periksa mata, ini katarak !

16 Juni 2013
Terus saja penjarakan aku dengan semua curigamu, sampai kau rajam aku hingga tewas di tanganmu !

16 Juni 2013
Kau tau kenapa? Karna keindahan yang kau cipta tak mampu tertuang, bahkan kuas ku pun tak kuasa untuk melukiskannya, terlampau indah, sebuah alasan yang logis bukan?

16 Juni 2013
Jangan paksa saya beradaptaShit dengan hawa neraka !!!

17 Juni 2013
Malam tak berpayung, akupun keluar dari cahaya di balik cakrawala menuju ke kegelapan yang gulita.

17 Juni 2013
Ntahlah, guratan-guratan aksara di tubuhku hilang, seolah amnesia, kehilangan memori cerita yang sudah jadul, tersesat.

17 Juni 2013
aku lebih menyukai spasi stelah tanda koma, mungkin itu jeda nafas aksara, seperti hidup, butuh jeda walaupun hanya satu spasi.

17 Juni 2013
Malam begitu basah seusai hujan, kodok sambut bernyanyi riang, akupun [me]riang memeluk dingin.

17 Juni 2013
Aku diantara Ilalang yang bersiul abstrak di ujung telinga, suaraku melolong parau, mercusuar tak bisa menavigasi; tersesat

17 Juni 2013
Akan menjadi makanan lezat dengan sedikit bumbu pujian untuk mereka, sementara aku menggemukan diri dengan menyusu pada sapi

17 Juni 2013
Mencari hangat, menyesap susu sapi di depan LP, sang sipir terlelap di pintu jeruji, awas tahanan kabur !

18 Juni 2013
Ingin melawan dunia pagi ini, atau setidaknya melawan sebuah mikrofon dengan balutan busa tebal di moncongnya , yang sayangnya, adalah duniaku.

18 Juni 2013
Fine, sudah mogok, manusia tak waras bertengger tepat di sampingku, nyerocos tanpa lawan,lain kali, malas naik mobil-mobilan, sial !

18 Juni 2013
Izinkan bernafas panjang sebentar saja, kantung oksigen ku mulai mengendur, sementara aku siap-siap menggantinya dengan kantung muntah !
Jumat, 28 Desember 2012 - 0 komentar

Kata Ajaib


Riri tertegun di kamarnya memendangi air hujan yang sperti ribuan bahkan ratusan jarum yang jatuh ke tanah lewat jendela yang sdikit berembun di sore hari itu
'kog dia gag pnah brubh ya,huft' gumam Riri dlm hti
siang tadi Riri menangis lagi di pom bensin saat dia bersama Teguh,kekasihnya yang beberapa bulan lalu dan sampai dtik ini menjalani hubungan cinta dengannya,Teguh yang cuek,dingin dan jauh dari hal romantis berbanding terbalik dengan Riri yang super manja,romantis,dan pnuh dengan cinta,dan satu hal yang paling penting Riri paling gag suka di sentak apalagi di pelototin ma pcr sndiri,ujung"nya pasti nangis dan sakit hati.

'padahal kan cuma minta coment soal wjah gw yang makin mulus,higz...'
Riri kmbali mengingat kjadian td siang di pom bensin saat berlindung dr hujan grimis dan sekalian mengisi bensin motor yang Teguh bawa
'yank liat dech muka aku,makin mulus kan?aku kan lagi ngrawat lagi muka aku yank....',kta Riri smbari bercermin di kaca spion dan memperlihatkannya ke arah Teguh dan mencubit manja hidung Teguh.
Teguh hanya mendengus dan sedikit menyentaknya,'iiiikkkhh banyak orang tau!!malu!!'.
tiba" raut muka Riri berubah mendung,sdikit memikul kaca spion,dan air matanya mulai menetes di pipinya
'jahaaaaaaat........!!!!bukan gitu caranya!!!!',lirih Riri di hatinya.
'huh....maraaah????nangiiis...',olok Teguh ke arah Riri yang sdari tadi memalingkan mukanya ke arah lain seolah takut orang lain melihat dirinya menangis.

Hujan yang sdikit lbih kecil dari sebelumnya membuat Teguh ingin segara beranjak dari tempat dia berdiri dan buru" mengajak Riri pergi dari tempat itu.
Di sepanjang jalan Teguh hanya bungkam,dan Riri masih sedih saat itu,di benak Riri segala macam harapan dan kata" manis dia tunggu dari bibir Teguh,tapi ternyata sia",udara yang makin dingin memaksa Riri untuk memeluk pinggang Teguh dan nenempelkan kepalanya di punggung Teguh yang hangat.
'coba kalo Teguh lebih mengerti perasaan gw,knapa gag ada sedikitpun keinginan Teguh untuk menggenggam tangan gw dan ngeluarin satu kata ajaib yang bisa bikin hati gw sedikit tenang',lagi" Riri menggumam dan membenamkan kepalanya lebih dalam di punggung Teguh.

Semuanya gag berubah sedikitpun,sampai ketika Riri sampai di rumah pun Teguh masih terlahat cuek,walau ketika Teguh pamit pulang sempat mengecup kening Riri yang masih terus berharap satu kata ajaib.
Dan sampai saat ini Riri memandangi air hujan dari jendela kamarnya.

***

'Ri,bsok aku gag bisa jemput ya...sorry Ri,aku lagi gag pegang bnyak uang',jelas Teguh dalam smsnya yang tertuju pada Riri.
'lho....!!!knp???aku kan gag penah minta apa",aku cuma pnen kamu jmput aku,aku gag mau sendiri!!!'
'hmmmm....ya udah aku usahain ya Ri'
Riri terdiam,bosan untuk menjawab lagi sms Teguh,'huh....semakin lama hubungan gw semakin gag ada romantisnya,semakin monoton,gag pernah ada kejutannya',dengus Riri kesal.
'kenapa diem?dimana kamu sekarang?lagi ngapain?',tiba" sms Teguh datang lagi,sekarang penuh dengan pertanyaan" yang membosankan.
'kesel!!',jawab Riri singkat.
'kamu gag lagi di rumah kan????!!!!jawab jujur!!!'
'di rumah,sumpah!!'
'aaaaaaaaaaaaaaaarrrrrgggghh....',rasanya Riri ingin berteriak,'kenapa sih setelah gw sering ketauan selingkuh dia jd over protect,gag pecaya aja gw ada di rumah!!'
Riri memang sering selingkuh,cari kesenangan dari orang lain yang lebih bisa mengerti dia,lebih bisa ngemanjain,lebih pengertian,tapi sebenernya hati Riri cuma satu,Teguh...Teguh...dan Teguh,berusaha menunggu Teguh berubah lebih bisa menjadi apa yang Riri inginkan.

Riri membaringkan tubuhnya di atas tempat tidurnya,hujan di luar masih turun dengan derasnya sedangkan cahaya siang sudah redup di selimuti gelapnya malam,hingga malam senyap tiba Riri menutup matanya, membunuh ruang sepi yang dia rasakan sendiri.

***

Pagi ini seperti biasa hari yang membosankan, dua sms masuk ke handphone Riri, dan ternyata Teguh, Riri tertegun membaca sms itu, tepat jam 12 malam tadi Teguh mengirimkan sebuah puisi:

'satu tahun berlalu
tak terasa semakin aku menggilaimu
semakin besar cinta ini untukmu
disini...aku denganmu sayang
mencintaimu dengan penuh kesetiaan
saling menyanyangi
saling melengkapi

happy anniversary sayang'

'Ya Tuhan, gw baru ingat ternyata malam tadi 1 tahun hubungan gw dengan Teguh', Riri memekik kecil, satu sms lagi masih dari Teguh dan kali ini sms Teguh yang terlihat kecewa karena Riri tidak membalas sms nya.

segera Riri menelepon Teguh, satu kali tidak di angkat, dua...tiga..ah..masih tidak di angkat juga, Riri melirik jam, pukul 07.15.
'mungkin masih tidur' Riri membesarkan hatinya.

'kriiing..' handphone Riri Berdering, tergesa Riri mengangkatnya
'hallo..' sapa Riri lembut
'ya...aku baru bangun, maaf teleponnya ga ke angkat'
'hmm...tidur jam berapa?'
'jam 12 lebih, ketiduran nunggu balesan dari kamu'

Riri diam, hatinya tersentak, sepeduli itukah Teguh yang super cuek kini tidak seperti yang biasanya.

'aaa..aaku ketiduran, maaf Teguh, aku baru baca sms nya tadi pagi, happy anniversary yah' Riri tergugup
'iya, sama", hanya saja aku gak bisa ngajak kamu kemana" dinner atau kasi kamu kado apa" Ri..hmm, aku cuma ingin bilang, aku gak mau kehilanganmu'

Mata Riri berkaca" sudah lama Riri menginginkan Teguh seperti ini, hatinya terus berbisik mungkin inilah Teguh sebenarnya, hanya saja Riri belum mengenal lebih jauh siapa Teguh dan kapan Teguh menempatkan dirinya sebagai sosok yang romantis.

'Ya, Teguh...maafin aku ya'
'untuk apa?'Teguh balik bertanya
'untuk sikapku selama ini'

Semua kembali hening, pagi ini mungkin membosankan, tapi ada kehangatan di balik semuanya, Riri tersenyum sendiri, rasa kangen menyeruak di sela" hati Riri.

'ok, hari ini aku jemput kamu ya, sekalian kita jalan" ke tempat pertama kali kita jadian dulu, oya Ri, ada satu yang harus kamu tau', kata Teguh lagi.
'ya? apa itu?' Riri penasaran
'maaf, aku ga bisa sempurna buat kamu, ga bisa seperti cowo lain yang romantis dan bisa melakukan apapun yg kamu mau, hanya saja.....' Teguh terdiam sejenak, membuat Riri penasaran mendengar perkataan teguh selanjutnya.
'hanya saja, inilah caraku mencintaimu'lanjutnya lagi.

kali ini air mata Riri tak bisa di bendung lagi
"INILAH CARAKU MENCINTAMU? hmm kata ajaib yang gak akan pernah gw lupa" , tandasnya setelah menetup telepon dari Teguh.


*cerita ini hanya fiktif belaka, kesamaan pristiwa, nama tokoh, maupun latar hanyalah kebetulan semata, terimakasih sudah membaca ^^


Minggu, 18 November 2012 - 0 komentar

tanah mendung malam basah




rasanya ingin saja aku pergi ke kantor polisi dan melaporkan diriku sendiri "HAI POLISI TANGKAP AKU, AKU DATANG KESINI HANYA INGIN MELAPORKAN BAHWA AKU AKAN MELAKUKAN AKSI BUNUH DIRI" , terserah mereka ingin menganggapku wanita gila atau kurang waras, aku hanya ingin mengatakan apa yang tersirat dalam emosiku, aku hanya wanita biasa,bukan wanita perkasa yang bisa menanggung bebanku sendiri, aku butuh teman, butuh seseorang yang bisa aku ajak bicara atau menolongku mengkaitkan seutas tali di atas atap rumah, aku rasa sudah habis tenagaku untuk menopang gumpalan kesakitan di dalam dada, aku menjadi seorang yang arogan, pemarah, dan pemaksa, Tuhan . . .jangan sampai saja aku menjadi psikopat akibat ini semua, 3 tahun aku tanggung semuanya sendiri, kau kira mudah menjadi diriku hah? untuk menjadi diri yang sekarang ini aku harus terseok seok seperti menapakan kaki di atas lumpur hidup yang sewaktu-waktu bisa menelanku sendiri, tidak mudah menjadi seseorang yang bisa perfect menjalani hidup, kau tak tau bagaimana pahitnya perjalanan hidup yang aku tempuh, dan sekarang aku bisa seperti ini karna kau! itupun dengan segenap kemampuan yang ada di dalam diriku, sekarang ...kau masih mengatakan betapa bodohnya aku, betapa angkuhnya aku, betapa egoisnya aku, padahal di sini...di dada ini kau tak tau betapa aku butuh berton ton kekuatan untuk bisa tegar menjadi diriku ini.



sekarang...aku merasa aku hanya hidup sendiri, dimana kau yang menyayangi aku? tak ada kan? Tuhan bilang dia telah hilang, hujan pun mengatakan bahwa aku hanya harus bersabar menanggung karma ku sendiri, dia bilang "TUNGGU SAJA TAKDIRMU" sekarang rasakan akibat sendiri, tidak ada yang menyayangipun itu sudah takdir yang tertulis, masih untung hidup perihpun tak menjadi wanita jalang yang dicintai dengan terpaksa, sekarang jika kau terpaksa mencintai aku, kau anggap apa aku? aku sudah terlanjur terperangkap dalam sketsa dan skenario hidup yang dibuat untuk ku, apa harus aku memaksamu untuk masuk kedalamnya? menyeret-nyeret mu untuk menjadi pemerannya tapi "terpaksa" ?



jadi jangan salahkan aku jika kata-kata itu terucap kembali, semua karna putus asa, mungkin kau hanya berfikir sedangkal itu fikiran ku, tapi jika kau menjadi aku ,kau akan merasakan batapa besarnya alasan mengapa aku ingin melakukannya, jika bukan karena gila mungkin karena hampir gila, coba saja jika kau bisa menyatakan cinta seribu kali setiap harinya, menaburkan mawar di atas tempat tidur dilengkapi dengan lilin yang berpendar, mencium keningku setiap saat aku datang, memeluku di saat aku gundah bukan hanya bahagia, membisikan sayang dengan perasaan tulus menyayangi aku, mungkin aku akan menjadi wanita paling bahagia di dunia, terhapuslah sudah semua sakitku dimasa lalu, tak pernah aku seperti ini jika bukan karena kau dan tak pernah ingin aku iris nadiku sendiri jika bukan karena lelah dengan semua keadaan.



definisi cinta adalah segala sesuatu tentang keindahan, jadi jika semua keindahan itu hilang apa masih pantas disebut cinta?
Senin, 17 September 2012 - 0 komentar

WANITAH




Wanita adalah makhluk paling rewel di dunia, dan termasuk gue, gak aneh kalo banyak orang yang bilang cewe itu punya dua bibir, dan walaupun ga ngaruh tapi kenyataannya itu adalah fakta yang bisa di benarkan, kebanyakan juga cewe itu suka dandan terkadang demi penampilannya mereka bela"in dateng ke salon tiap bulan buat perawatan, mau itu rambut, muka, badan, sampe" rela ngeluarin duit bejuta-juta cuma buat sedot lemak atau ngedowerin bibir, gue pwrnah baca satu berita di salah satu sumber di internet, seorang wanita yang ngerasa kurang dengan penampilannya terus ingin menebalkan bibirnya mirip bentuk bibir tokoh kartun favoritnya, 'Jessica Rabbit' , WOW FANTASTIC, AMAZING, WONDERFULL, HEBRING, gue jadi pengen juga ngikutin cara dia ngikutin bibir Tokoh Kartun favorit gue, 'DONAL BEBEK', dan yang paling mengejutkan, gue gak nyangka demi sebuah bibir yang dower dia sampe kecanduan buat terus nebelin bibirnya, sampe beberapa kali dan ngabisin duit 4000 poundsterling sekitar Rp. 55.500.000 buat injeksi bibirnya.
Pernah gue ngobrol sama temen seprofesi di tempat kerja, waktu itu kita lagi dandan :

Dia : gue pengen facial nih
gue : oh...ya facial dong
dia : ia nanti, oya coba liatin rambut gue (ngeliatin rambutnya)

gue meratiin dengan seksama, HAHAHA ngakak abis gue liat rambut dia, ada secuir rambut yang gak kebonding , jadi ranbutnya numbuh setelah dia kecelakaan, yang bikin gue ngakak di balik tirai rambutnya yang sepinggang ada secuir (kira" 5 cm) rambut kriting banget gak ke bonding, dulu rambut dia menurut gue sih bagus, kriting gantung gitu (asli) kalo sekarang orang" pada pengen kriting harus ke salon eeeh dia malah ngelurusin rambutnya, sekarang rambutnya luruuus kea jalan tol, dan menurut gue aneh banget kalo ada rambut secuir 5 cm nongol di balik rambut lurusnya, kalo seandainya gue jadi si rambut secuir 5cm itu ,pasti gue udah jadi olok"an rambut" lurus yang lainnya, kasian banget kan? dan gue saranin, potong aja si RKS5cm (baca : Rambut Kriting Secuir 5cm) kasian dia jadi rambut abnormal diantara rambut" lainnya (lalu terdengar suara gesekan biola)

RKS5cm : pliiisss...potong gueeee!!! gak tahaannn !!!

Selain itu, gue kadang sering merhatiin banyak banget cara" wanita bahkan pria yang maskeran dengan berbagai macam masker, mulai dari masker lumpur, coklat, kopi, buah"an, susu, sampe pake masker gold, dan yang gue bayangin di fikiran gue adalah : 'sekarang muka udah jadi lapak buah-buahan dan toko mas'
Mungkin suatu saat gue harus merekomendasikan masker Jengkol.

Satu lagi yang sering membuat fikiran gue terganggu, dan ingin mencobanya adalah OPERASI PLASTIK , nah....kantong kresek apa yang digunakan untuk operasi plastik? Padahal Tuhan udah nyiptain Manusia menjadi makhluk yang paling sempurna di dunia, kenapa mereka gak pernah puas dengan apa yang dimilikinya? contoh : Tukul Arwana , walaupun mukanya pas"an dia gak pernah pengen nyoba operasi plastik padahal dia orang kaya, Omas Wati, udah cantik tapi gak mau tuh mengoprasi muka biar tambah cantik, tapi kenapa mereka yang udah terlihat perfect malah pengen nyoba" operasi plastik? bukankah pelastik pelastik di zaman sekarang menjadi sampah organik? ! (emang) terus? (ya ga terus"an) ok kalo gituh ┒( '_' )┎

Dan pada kenyataannya, banyak diantara mereka yang operasi plastik menggunakan sebagian kulit mereka sendiri, ntah itu kulit paha, kulit ketek, kulit pantat, mengenaskan sekali kulit pantat pindah ke muka !




Jumat, 01 Juni 2012 - 0 komentar

I Love my "Ketek"







Pernah gak lo punya masalah dengan orang-orang disekitar lo? maksudnya, bukan masalah ngajakin berantem, jenggut-jenggutan jenggot, atau adu jotos, maksud gue masalah dengan bau badan orang yang selalu ada di deket lo, termasuk sahabat lo sendiri, terkadang sebagai sahabat baik lo kebingungan buat ngasih tau dia langsung kalo badanya sangat sangat sangat mengganggu idug lo, nah..disini gue punya tips da trik jitu yang gak boleh lo lakuin karena tips ini sangat tidak baik untuk di tiru dan tidak memberi solusi.

1. Buat dia mencium keteknya sendiri
Ketika lo lagi barengan sama dia, coba lo ajakin dia senam ketek, caranya buat dia biar ngangkat tangannya tinggi-tinggi terus suruh kepalanya menghadap ke ketek, biarkan 30detik, hitung dalam hitungan senam, kalo dia sadar pasti dia langsung tau kalo keteknya bau, tapi kalo dia gak sadar berarti ada masalah dengan hidungnya.

2. Jadi tukang obat perontok bulu ketek
Ketika lo sedang ngobrol sama dia, coba deh lo liatin ketek lo yang udah bersinar (baca : bersih tanpa bulu dan pastinya wangi)lo biang sama dia kalo ketek lo bersih karena obat perontok bulu ketek, terus dia pasti bakala taya "apa obatnya?", dan ketika itu pula langsung lo kasih ramuan :1 sdt parutan deodoran, 1sdt kapur sirih, 5 ekor semut item, air secukupnya , kemudian di haluskan semua bahan menjadi satu, masukan ke dalam botol obat terus lo kasih ke dia, niscaya bulu ketek dan keteknya akan terbakar dan tidak menimbulkan bau badan lagi paling juga bau angus (hati-hati obat ini bisa menimbulkan ambeyen, lemah sahwat dan keluar bulu yang berlebihan dari idung)

3. Kasih dia gombal sindiran
Kalo cara di atas belum jitu juga, coba lo kasih gombalan yang bersifat sindiran, contohnya :
lo : bapak lo tukang bawang ya?
dia : loh kok tau ?
lo : karena lo bau bawang !
dia :HAHAHA (ketawa gak salah dan berwajah tanpa dosa)
lo : hahahaha (ketawa ngenes)
kalo gak mempan berarti lo GAGAL ngegombal.

4. Kirim sms teror
Lo beli kartu perdana, terus kirim sms yang berupa teroran
contoh :
"KETEK LO BAKAL MELEDAK KALO GAG SERING PAKE DEODORAN"
alhasil si dia bakalan sering merhatiin keteknya daripada pacarnya sendiri *BUKTIKAN

5. Lambaikan tangan ke kamera terus bilang "Gue Nyerah"

Mudah-mudahan tips dan trik ini bisa ngebantu lo dalam menyelesaikan masalah yang belum terpecahkan dan INGET! jangan sampai ternyata bau badan itu berasal dari badan lo sendiri, solusinya: sadar diri dan sering-sering bersihin idung, siapa tau masalahnya ada pada idung lo sendiri, dan yang pasti I LOVE MY KETEK.
Semoga Bermanfaat :D
Senin, 21 Mei 2012 - 2 komentar

aku, cinta dan kehidupan



kali ini aku bukan ingin melucu karena memang sebenarnya aku bukan pelawak atau pemain lenong, hanya saja kehidupanku yang kebanyakan dibuat menyenangkan, bukan dibuat-buat, tapi memang skenario Tuhan seperti itu untukku, terkadang aku ingin sekali hidup kembali ke masa lalu, hidup menjadi seseorang yang seperti kertas putih tanpa coretan, dan baru aku tahu ternyata setiap hari kertas putih itu tercoret-coret dengan tinta hitam atau bahkan merah. Hidup itu ternyata sebuah nyanyian, puisi, dialog, atau sandiwara, bahkan ternyata hidup itu adalah sebuah keberanian, keberanian melawan setiap rintangan dan tantangan sebuah perjalnan, hidup itu adalah mengisi lembaran-lembaran buku yang berbeda kisah dari setiap bab ke bab nya, cerita yang menggambarkan kisahnya sorang diri atau bersama seseorang, dan diantara bab itu ada satu cerita yang berukir nama cinta, dan dulu aku tak mengenal cinta, aku hanya tau cinta itu terbentuk dari lima huruf saja C-I-N-T-A tapi ternyata banyak makna dari setiap huruf-huruf itu, mereka ternyata bernyawa, huruf-huruf itu menggerakan mata, telinga, dan tubuh ini bahkan hati, otak dan fikiran, hampir sama dengan cerita sebuah novel romantic atau film-film, semuanya memiliki sketsa dan kita adalah peran utamanya yang setiap ceritanya pasti memiliki ending yang bahagia atau bahkan menyedihkan, mungkin cinta memang sebagian ungkapan dari hati kecil tapi berpengaruh besar di sebuah kehidupan, atau bahkan sesuatu kekuatan yang sangat menakutkan melebihi film horor? sebenarnya tak ingin aku berbasa basi, hidupku sekarang ini sedang dipermainkan oleh cinta mungkin cinta membalaskan dendamnya padaku? atau cinta yang tidak menyukaiku? terkadang ideologi seseorang tentang cinta bisa kalah dengan mereka yang lebih menggunakan logikanya, termasuk aku, aku perasa, sensitif, terlalu lemah, dan lutut ini bergetar jika sudah di hadapkan dengan cinta, hidup dan cinta memang memiliki kesinambungan yang tidak bisa dirangkaikan dengan sebuah rencana, sebuah rutinitas yang nyata dan tidak bisa dijanjikan dengan sebuah harapan indah, jika sudah menemukan titik kesakitan jiwapun pasti memberontak walau hanya dengan ledakan kecil, terkadang emosi, menyedihkan dan membuat kita bersikap arogan, sebenrnya aku hanya ingin menikmati walaupun buruknya sebuah lukisan hidup tentang cinta, walaupun cinta membuatku menghapus jejak-jejak kebahagiaan bahkan hilang keceriaan, inilah sebuah perjalanan yang panjang, karena ku yakin inilah awal dari hidup, life goes on aku tidak akan berhenti sampai disini, hidup itu adalah sebuah kesabaran yang tiada batas.